Jenis-jenis Batu Andesit

Jenis-jenis Batu Andesit Untuk Konstruksi

  • No Comments

Tahukah Anda apa itu batu andesit? Mungkin tidak semua mengenal bebatuan jenis beku yang disusun dari mineral halus, memiliki tekstur porfiritik atau afanitik ini. Padahal dalam penggunaannya sangat luas, terutama di dunia konstruksi. Batu ini juga memiliki banyak jenis dengan manfaatnya masing-masing, mau tahu apa saja jenis batu ini?

Jenis-jenis Batu Andesit

7 Jenis Batu Andesit

Dalam penggunaannya di dunia konstruksi, batu alam yang satu ini memiliki tujuh jenis yang masing-masing punya karakter tersendiri. Jika Anda berminat untuk memanfaatkannya pada konstruksi rumah hunian, coba cek jenis mana yang paling tepat berikut.

  • Alur

Merupakan batu dengan motif berbentuk alur tertentu, bisa garis, persegi, dan lainnya. Motifnya hanya terdapat pada bagian depan batu, sedangkan bagian belakang dibiarkan polos. Penggunaan batu ini biasanya untuk keramik pada dinding, atau lantai bagian dalam rumah hunian dan bangunan jenis lain.

  • Cobble

Jenis ini banyak digunakan sebagai pengganti keramik pada lantai, sebab memiliki kekuatan maksimal terhadap tekanan dan tergolong tahan lama. Ukurannya berkisar panjang 10 sentimeter dan lebar 10 sentimeter, dengan ketebalan maksimal 3 sentimeter. Anda bisa mendapatkannya, di toko yang jual batu andesit terdekat di kota Anda.

  • Rata Mesin

Kalau jenis ini memiliki bentuk yang rata pada permukaannya, dengan corak kumpulan batu kecil. Warna utamanya adalah abu-abu dan biasa dibentuk persegi, untuk kebutuhan eksterior ruangan seperti pelapis tangga dan dinding luar. Sebab ketahanannya terhadap cuaca apapun, sangat maksimal.

  • Acak RTA

Adalah jenis yang saat ini paling banyak digunakan, terutama oleh penikmat desain interior dan eksterior ruangan. Karena bentuknya bulat yang tak beraturan, mampu membentuk kesatuan unik ketika sudah diaplikasikan pada dinding. Banyak yang menggunakannya sebagai hiasan dinding pagar atau pilar bagian luar bangunan.

  • Rata Alam

Hampir sama dengan batu andesit RTA, jenis ini memiliki tekstur tidak rata di bagian permukaannya tapi bentuknya cenderung persegi. Kesan natural sangat terpancar ketika mengaplikasikannya pada dinding luar sebuah rumah, atau membuatnya sebagai dinding teras dan ruang santai.

  • Basalto

Mau batu alam dengan kesan mewah? Jenis yang satu ini bisa menjadi pilihannya, karena variasi coraknya sangat artistik. Dimana perpaduan warna hitam pada dasar batu dan bulatan putih kecih sebagai motif di permukaan batu, menjadikannya beda. Kebanyakan orang menggunakannya untuk elemen pelengkap interior ruangan tertentu, hingga pembuatan pagar.

Anda juga tak perlu susah mencari jenis ini, karena termasuk yang populer dan mudah ditemui di toko penjual batu andesit. Memang harganya lebih mahal jika dibandingkan jenis lainnya, tapi akan sangat setara dengan kemampuannya memberi keindahan pada hunian Anda.

  • Acak RTM

Terakhir adalah jenis memiliki warna yang lebih variatif, bentuk yang juga tidak monoton. Makanya penggunaannya lebih luas bukan hanya di lantai atau dinding, tapi juga untuk bagian lain pada bangunan. Misalnya untuk eksterior pada taman di samping rumah, atau permukaan meja dapur jika ingin sesuatu yang berbeda.

Tak sedikit pula orang yang memanfaatkannya untuk memperindah kamar mandi dan pagar, apalagi ketika memadukan warna-warna naturalnya. Seperti abu-abu, kuning keemasan, merah dan coklat. Jadi tak perlu tambahan cat atau material lain cukup melekatkannya dengan campuran semen, area tersebut akan terlihat lebih berkarakter.

Nah itulah tujuh jenis dari batu alam yang berasal dari pegunungan ini, karena karakternya yang terlihat kokoh pasti Anda tak akan melewatkan untuk menjadikannya bagian interior di rumah bukan? Asalkan dipasang dengan cara yang tepat, maka Anda akan menikmati keindahan batu alam di rumah tanpa harus susah payah mencari bahan alam lainnya!

About Author

0 Comment

SUBMIT COMMENT HERE

:*
:*